Tampilkan postingan dengan label kue basah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kue basah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Januari 2016

Kue Lapis Gula Durian


Menghabiskan stok gula durian tahun lalu, rencana awal mau dibuat semacam kue lumpur, ternyata cetakan saya lengket, jadi balik arah dikukus saja.


Kue Lapis Gula Durian
Resep : Kamelia @Cozy Kitchen

Bahan :
  • 7 sdm penuh gula durian ( gula merah yang direbus dengan daging buah durian )
  • 1 sdm gula pasir
  • 6 sdm tepung beras
  • 2 sdm tepung hunkwee
  • 1 butir telur
  • 1/2 sachet kecil santan kara
  • 400 ml air
  • 1/3 sdt garam

Cara :
  1. Campur santan kara dan air, aduk rata.
  2. Tambahkan telur dan garam, aduk rata.
  3. Ambil sedikit tambahkan  tepung beras dan hunkwee, aduk dan saring.
  4. Terakhir masukkan gula durian, aduk rata.
  5. Siapkan dandang , lapisi tutupnya dengan kain bersih.
  6. Panaskan dengan api sedang.
  7. Siapkan loyang, olesi dengan minyak goreng.
  8. Lapisi dengan plastik.
  9. Bila air kukusan sudah mendidih, letakkan loyang lalu tuang kurleb100 ml adonan, tutup.
  10. Lakukan bertahap dengan jeda kurleb 5 menit.
  11. Setelah lapisan terakhir dituang kukus kurleb 15 menit.
  12. Angkat dan sap dipotong saat sudah dingin.

Saya menggunakan loyang brownies.

Senin, 04 Januari 2016

Kokoleh ( bagula durian )



Resep berikut lebih saya rekomendasikan dari pada resep sebelumnya yang pernah saya posting di sini. Karena hasilnya lebih baik. insya Allah

Kokoleh ( bagula durian ) ala Cozy Kitchen
Resep : Kamelia @Cozy Kitchen

Bahan kokoleh :
  • 50 gr tepung beras
  • 20 ml santan instan
  • 480 ml air
  • 1/2 sdm air kapur ( gunakan air kapur yg berwarna putih susu, bukan yang bening )
  • 1/3 sdt garam halus
  • Pasta pandan secukupnya.


Kuah /Kinca :
  • Gula merah
  • Daging buah durian
  • Air


Cara :
  1. Campur semua bahan kokoleh, aduk rata. Saring.Masak di wajan dengan api kecil sambil terus di aduk hingga mengental spt pasta.
  2. Angkat.Sajikan dengan kuah /kinca
  3. Buat kuah / kinca :
  4. Campur semua bahan , rebus hingga gula larut dan mendidih.
  5. Angkat dan dinginkan.



Rabu, 16 Desember 2015

Roti Pisang Mini ala Cozy Kitchen


Roti Pisang Mini ala Cozy Kitchen
Resep : Kamelia @Cozy Kitchen

Bahan :
  • 80 gr tepung beras
  • 1 sdm munjung tepung terigu
  • 85 gr gula pasir atau sesuai selera
  • 2 butir telur
  • Sejumput garam
  • Sejumput vanili kristal
  • 500 ml santan sedang.
  • Pisang talas secukupnya 





Cara :
  1. Campur bahan kering aduk rata.
  2. Tuang santan sedikit demi sedikit, aduk rata
  3. Masukkan telur, aduk rata, saring.
  4. Panaskan cetakan pentol goreng, beri minyak.
  5. Tuang adonan kita-kira 3/4 tinggi cetakan.
  6. Beri 2 potong pisang, 
  7. Tuang sedikit lagi adonan hingga cetakan agak penuh.
  8. Tunggu hingga bagian bawah kecoklatan, balik sebentar,
  9. Balik lagi, sebentar, angkat dan siap disajikan.

Kamis, 05 November 2015

Roti Pisang


Kalau yg ini pake adonan lempeng pisang juga tp sedikit lebih encer. Dimasak dengan cetakan kue lumpur.

Kalo resep klasiknya pake tepung beras.
Dan biasanya warna sisinya lbh gelap, lbh ke hitam gitu.

Yg ini roti pisang modif 

Lempeng Pisang


Memenuhi janji sama mba Veronica Dhani bbrp hari lalu.

Takaran santan disesuaikan lg dgn ukuran telur. Kalo telurnya kecil, santannya ditambah.

Lempeng Pisang
Resep : Kamelia @Cozy Kitchen


Bahan :
  • 300 gr terigu prosed
  • 200 ml santan 
  • 2 butir telur
  • 3 sdm gulpas ( sesuai selera )
  • Garam sedikit saja
  • Vanili ( bila suka )
  • Pisang 10 bj ( kecil2 ), potong dadu

Cara :
  1. Campur semua bahan kecuali pisang , aduk hingga licin.
  2. Istirahatkan 1/2 jam.
  3. Masukkan pisang, aduk rata.
  4. Masak di pan anti lengket yg sdh diberi minyak sedikit hingga matang.

Bingka Barandam


Yang kali ini bikin sendiri ( yg sebelumnya sama mama, dibawah arahan mama ).
Pake cetakan kue lumpur, tutupnya pake panai.
Cuma 1 yg tinggi kuenya, selebihnya ngisi cetakannya kurang banyak , jadinya tipis.

Ini kue yang sangat mudah dibuat, bahan untuk membuat kuenya hanya telur dan tepung. Disajikan dengan sirup gula. Biasanya sirup gulanya di kasih pewarna kuning biar cantik. Tapi kali ini aku ga pake.

Kue ini insya Allah tahan lama. Karena kering. Jadi kalau mau dibawa realatif mudah, selain tahan lama juga ringan. Yang berat cuma sirup / air gulanya ^^

Bingka Barandam ( Apam Barahim - Bingka Hintalu )
Resep : turun temurun.


Bahan :
  • 2 butir telur bebek.
  • 2 sdm munjung tepung terigu, ayak.
  • Garam, sedikiiit saja ( bila suka ).

Bahan Perendam / Sirup Gula :
  • 100 gr gula pasir
  • 300 ml air
  • 1 lembar daun pandan
  • Sedikit pewarna makanan kuning.

Cara :
  1. Kocok telur dan garam sampai mengembang ( mixer / manual ), cirinya bila pengocok diangkat adonan tidak menetes lagi.
  2. Masukkan tepung terigu secara bertahap, aduk pelan hingga rata.
  3. Panaskan Cetakan bingka,api kecil saja ( tadi pakai cetakan kue lumpur ).
  4. Siapkan juga arang, bakar hingga jadi bara ( tadi pakai panai, jadi tdk perlu arang lg sebagai api atas ).
  5. Beri sedikit minyak goreng di cetakan bingka ( tadi tdk pake minyak goreng ).
  6. Tuang adonan, jangan sampai penuh ( karena pakai panai jadi lebih baik isi cetakan hingga penuh ), tutup dengan panai yg sdh dipanaskan.
  7. Masak sebentar saja, tes tusuk untuk memastikan kematangan bingka.
  8. Angkat, dinginkan
  9. Buat sirup gula: Rebus semua bahan hingga mendidih dan gula larut, beri sedikit pewarna kuning.
  10. Letakkan bingka diatas piring saji, siram dengan sirup gula, biarkan hingga sirup meresap dan bingka jadi basah.
  11. Siap disajikan.

Selasa, 27 Oktober 2015

Kue Lumpur Sidoarjo ( wannabe )


Kue Lumpur Sidoarjo.

Belum mirip punya juragan " Enaque ", tp sudah jauh lbh lembut dari kue lumpur biasa.

Jelas hasilnya berbeda , selain beda tangan juga krn api atasnya msh ala kadarnya. Ga pake arang spt mbaJuni Puspita Fisalia, tapi pake panai ( jenis gerabah ). 
Lain kali persiapannya harus lbh baik lagi. Insya Allah.

Eh lupa, aku masukin nangka juga di adonan.

Jazaakillaahu khayran mba Juni.
Baarakallaahu fiihaa.

--------

Ini resep aslinya ya.

Kue Lumpur Sidoarjo
Resep : Juni Puspita Fisalia.

BAHAN :
  • 75 gr Tepung Terigu
  • 75 gr Tepung Beras
  • 175 gr Gula Pasir
  • 250 gr Telur, kocok lepas
  • 1.125 cc Santan Matang Kental
  • Garam secukupnya
  • Vanili


CARA MEMBUAT :

  1. Campur semua bahan (tepung terigu, tepung beras, gula, garam, vanili dan santan) aduk hingga rata.
  2. Masukkan kocokan telur, aduk hingga rata
  3. Cetak adonan dengan cetakan kue umpur yang telah dipanaskan dan diolesi minyak sayur. Untuk hasil yg kelenyer/tidak bantat harus menggunakan api atas (arang) dan bawah (kompor)
  4. Masak hingga matang, sajikan

Rabu, 30 September 2015

Rabu, 09 Oktober 2013

Kue Lapis Kakao - snacks SDQ Ummul Qura Amuntai -


Kali ini snack nya yang tanpa telur, tanpa gluten, semoga anak-anak suka.

Kue Lapis Kakao
Resep : Kamelia Marfuah @Cozy Kitchen

Bahan :

  • 110 gr tepung beras 
  • 1 sdm munjung tepung tapioka.
  • vanili kristal ( sedikit aja )
  • 2 sdm cokelat bubuk.
  • 600 ml santan dari 1/2 kelapa( 200 gr )
  • 150 gr gula pasir


Cara :

  1. Siapkan dandang, lapisi tutupnya dengan kain bersih, nyalakan api sedang.
  2. Siapkan loyang, olesi dengan sedikit minyak dasar dan sisinya, lapisi dengan palstik tahan panas.
  3. Campur tepung beras dan tapioka, aduk rata, sisihkan
  4. Rebus santan dan gula pasir sambil diaduk terus sampai gula larut dan santan panas, ga usah sampai mendidih.
  5. Tuang santan yang panas tersebut ke tepung beras sedikit deni sedikit sambil diaduk, saring agar adonan licin.
  6. Bagi 2 adonan ( masing2 kurang lebih 400 ml ).
  7. 1 bagian bari vanili krista, aduk rata, sisihkan ( adonan putih )
  8. 1 bagian lagi, ambil 5 sdm , aduk dengan coklat bubuk hingga jadi seperti pasta cair, lalu tuang ke adonan, aduk rata ( adonan cokelat ).
  9. Masukka loyang ke dalam dandang yang sudah panas, tuang 50 ml adonan  cokelat, kukus kurang lebih 5 menit.
  10. Tuang 50 ml adonan putih, kukus lahi 5 menit.
  11. Demikian selang seling hingga selesai, setelan lapisan terakhir masuk, kukus kurang lebih 20 menit.
  12. Angkat dan dinginkan.
  13. Sian di potong dan disajikan.


Catatan :

  • Aku pake loyang 16, hasilnya kurang tinggi, jadi bila ingin  hasil lebih tinggi., gunakan loyang yang lebih kecil.
  • Potong kue dengan pisau plastik atau pisau stainles tapi lapisi dengan plastik agar tidak lengket.
  • Tepung beras bisa ditambha hingga 120 gr, hasilnya lebih padat, tapi lebih mudah saat di potong. Insya Allah



Selasa, 09 Juli 2013

Lapis Aci



Kue lapis yang kenyal dan lembut, karena bahan utamanya adalah tepung aci/ tapioka dengan tambahan tepung hun kwee. Bila menggunakan gula dengan takaran seperti pada resep, maka rasanya manis, aku lebih suka bila takarannya dikurangi 25- 50 gr.

Lapis Aci

Resep : Kamelia Marfuah @Cozy Kitchen

Bahan A :
 250 gr tepung aci / tapioka/kanji
100gr tepung hun kwee warna putih
1  sdt garam
400 Santan sedang
Pasta pandan secukupnya
Pewarna merah secukupnya


Bahan B :
250  ml air
300 gr gula pasir ( bisa dikurangi bila tidak suka manis )
2 lembar daun pandan, simpulkan 


Cara:
  1. Rebus bahan B hingga mendidih, angkat, saring, sisihkan.
  2. Siapkan dandang/klalat. Nyalakan api.
  3. Siapkan loyang ukuran 16 x 16, olesi dengan minyak goreng, lapisi dengan plastik tahan panas.
  4. Campur tepung aci dan hun kwee,  tuangi santan sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai tercampur merata.
  5. Tuang bahan B dan garam  aduk rata. 
  6. Bagi 2 adonan , lebihkan sedikit salah satu bagian.
  7. Bagian yang lbh sedikit di beri pasta pandan, aduk rata, sisihkan.
  8. Bagian yang lebih banyak dibirakan saja tanpa tambahan pewarna, sisihkan.
  9. Masukkan loyang ke dalam dandang/klakat.
  10. Tuang kurang lebih 75 ml adonan hijau  ke loyang , kukus 5 menit.
  11. Tuang lagi adonan hijau, kukus kembali selama 5 menit, ulangi sekali lagi.
  12. Tuangkurang lebih 75 ml adonan putih, kukus 5 menit.
  13. Tuang lagi  adonan putih, kukus kembali selama 5 menit, ulangi sekali lagi.
  14. Demikian dilakukan 3 lapis - 3 lapis tiap warna, tiap lapis 5 menit.
  15. Sisakan kurang lebih 75 ml adonan putih beri sedikit pewarna merah, aduk rata. Tuang ke loyang sebagi lapisan terakhir.
  16. Kukus selalam kurang lebih 20 atau sampai matang. 
  17. Angkat dan dinginkan.
  18. Potong - potong,  Lapis Aci siap disajikan.
Potong Lapis Aci ini dengan menggunakan pisau yang dilapisi dengan plastik, agar tidak lengket di pisau.


Sabtu, 11 Mei 2013

Bolkus Mekar Ekonomis


Berhubung uji coba bikin bolkus mekar dengan GFF gagal dengan sukses. jadi sesuai rencana tetap bikin bolkus tapi pake resep yg murmer aja. Sekalian nyobain bikin pola zebra.

Resep nya masih pake resep Bolkus Mekar Ekonomis  

Untuk warna dan aroma aku pake pasta pandan dan pasta moka.

Junnah minta mobilannya ikut difoto juga, dijejerin di bagian belakang ^^






Kamis, 09 Mei 2013

Kue Lapis Susu


Selesai ngerjain orderan 3 loyang Lapis India Klasik, Syihab minta di bikinin juga, tapi berhubung bahan-bahannya ngga cukup, jadi ku bikinin Kue Lapis saja.

Basicly seperti Kue Lapis biasa yg menggunakan tepung beras, tapi karena ngga punya stok kelapa parut , jadi santannya aku ganti dengan Susu Kental Manis.


Kue Lapis Susu
Resep : Kamelia Marfuah @Cozy Kitchen

Bahan :
  • 100 ml SKM putih
  • Air kurleb 900
  • 200 gr tepung beras
  • 3 sdm tepung tapioka
  • 150 gr gula pasir 
  • sejumput garam
  • 2 /5 sdm coklat bubuk 
Cara :
  1. Siapkan loyang 16 x 16 x 6 cm, olesi sisi dalam loyang dengan minyak goreng , lapisi dengan plastik.
  2. Panaskan dandang. Bungkus tutup dandang dengan kain bersih .
  3. Campur tepung beras dan tepung tapioka serta garam, aduk rata, sisihkan.
  4. Campur SKM dan air, rebus bersama gula pasir hingga gula larut, sebentar saja, asal cukup panas ( tidak perlu sampai mendidih ).
  5.  Tuang susu sedikit demi sedikit ke campuran tepung sambil di aduk aduk tepungnya, agar tidak bergumpal-gumpal. Saring bila perlu.
  6. Bagi 2 adonan.
  7. Ambil beberapa sendok makan adonan di salah satu bagian, campur dengan coklat bubuk, aduk hingga licin, kemudian masukkan ke adonan semula.
  8. Bila dandang sudah panas. masukkan loyang ke dandang, tuang 2 sendok sayur ( kecil ) adonan coklat , kukus kurleb 5 menit.
  9. Lalu tuang pelan-pelan 2 sendok sayur adonan putih, kukus 5 menit.
  10. Demikian dilakukan bergantian hingga selesai. 
  11. Setelah lapisan terakhir di tuang, kukus, kurleb  30 menit.
  12. Angkat , dan dinginkan.
  13. Keluarkan kue lapis dari loyang, dengan cara di balik, lalu lepaskan loyang, kemudian lepaskan juga plastiknya.
  14. Balikkan kembali ke nampan atau piring saji
  15. Siap disajikan / di potong sesuai selera.

Sabtu, 20 April 2013

Untuk Basumap ( lagi )


Karena kemaren Untuk Basumapnya pakai sisa adonan Pizza Manis ngga dapat banyak,
Kali ini mau bikin lagi. Tadinya mau pakai kompisisi bahan yang sama , tapi karena ternyata tepung Cakranya tingga dikit, jadi di campur dengan tepung protein sedang saja.  Selain itu susunya kali ini aku pakai SKM putih, jadi gulanya dikurangin sedikit dari resep sebelumnya.

Untuk Basumap
Resep : Kamelia Marfuah @Cozy Kitchen

Bahan : 

  • 150 gr tepung protein tinggi ( misalnya :cakra  dari Bogasari )
  • 150 gr tepung protein sedang ( misalnya : segitiga biru dari Bogasari )
  • 65 gr gula pasir
  • Vanili sedikit saja
  • 1 sendok makan ragi kering instan
  • 80 ml minyak goreng
  • 1 sachet SKM putih
  • Air dingin ( dari kulkas ) secukupnya 
  • Garam sedikit saja



Isian :
Unti/Inti/Hinti kelapa



Cara :

  1. Campur semua bahan kering ( kecuali garam ) aduk rata.
  2. Campur SKM dan air dingin , total cairan kurleb 180 ml 
  3. Masukkan 1/2 bagian cairan, aduk seadanya
  4. Masukkan minyak goreng, aduk seadanya.
  5. Masukkan garam, aduk sambil di uleni .
  6. Uleni adonan sambil ditambah sisa air secara bertahap, sesekali dibanting hingga adonan kalis dan elastis.
  7. Bulatkan adonan istirahatkan dalam wadah cukup besar, tutup dengan kain lembab ( agar permukaannya tidak kering ).
  8. Tunggu hingga adonan mengembang 2 kali lipat.
  9. Siapkan dandang, lapisi tutupnya dengan kain bersih. 
  10. Bagi adonan jadi beberapa bagian ( terserah mau besar atau kecil ), beri isian 
  11. Tutup dan bulatkan ,  alasi dengan kertas roti atau daun pisang, istirahatkan sebentar kembali hingga adonan kembali mengembang.
  12. Bila air kukusan sudah mendidih ( api sedang saja ), kukus untuk kurleb 15 menit.
  13.  Angkat. Siap disajkan.




Untuk Basumap


Pas bikin pizza manis kemaren, iseng- iseng sebagian adonan aku kasih isian unti/inti/ hinti kelapa, trus di kukus. Ternyata hasilnya miriiip banget sama kue Untuk Basumap. Alhamdulillah

Apa sih Untuk Basumap itu ?

Ini adalah salah satu kue basah dari Kalimantan Selatan,
Termasuk jenis roti-yang dikukus, mirip lah dengan bakpao/ pao. Tapi memang ngga selembut pao yang dijual abang-abang itu. Tapi pastinya karena kue tradisional jadi bahan nya juga bisa di sebut bebas bahan tambahan pangan , kecuali ragi ( yeast ) dan vanili.
Meskipun menggunakan ragi, menurutkua aroma raginya sama sekali ngga ada, biasa aja. Ngga  tau sih menurut yang lain .

Yang aku bikin ini komposisi bahannya murni dari aku ( hasil mengkhalayal ^^ ), untuk versi asli aku ngga tau.


Untuk Basumap 
Resep : Kamelia Marfuah @Cozy Kitchen


Bahan :

  • 300 gr cakra
  • Vanili sedikit saja
  • 1 sendok makan ragi kering instan
  • 2 sdm susu bubuk
  • 75 gr gula pasir
  • 200 ml air ( ngga di pakai semua, hanya sekitar 180 ml )
  • 80 ml minyak goreng
  • Garam sedikit saja

Isian :
Unti/ Inti Hinti Kepala



Cara :


  1. Campur semua bahan kering ( kecuali garam ) aduk rata.
  2. Masukkan 1/2 bagian air, aduk seadanya
  3. Masukkan minyak goreng, aduk seadanya.
  4. Masukkan garam, aduk sambil di uleni .
  5. Uleni adonan sambil ditambah sisa air secara bertahap, sesekali dibanting hingga adonan kalis dan elastis.
  6. Bulatkan adonan istirahatkan dalam wadah cukup besar, tutup dengan kain lembab ( agar permukaannya tidak kering ).
  7. Tunggu hingga adonan mengembang 2 kali lipat.
  8. Siapkan dandang, lapisi tutupnya dengan kain bersih. 
  9. Bagi adonan jadi beberapa bagian ( terserah mau besar atau kecil ), beri isian 
  10. Tutup dan bulatkan ,  alasi dengan kertas roti atau daun pisang, istirahatkan sebentar kembali hingga adonan kembali mengembang.
  11. Bila air kukusan sudah mendidih ( api sedang saja ), kukus untuk kurleb 15 menit.
  12.  Angkat. Siap disajkan.

Senin, 15 April 2013

Bolkus Mingkem Ekonomis ( Fancy Bolkus / Apam Polkadot )




Alhamdulillah, bi idznillah berhasil juga me mingkem kan bolkus ini.
"Kloter" pertama mekar semua meskipun ngga ngakak, padahal sdh pake api kecil.
Yang ke 2 api  kukecilin lagi, pas tutup dandang di buka... taraaaaaa mingkem lah mereka .

Kelemahanku adalah di motif, ga pandai menggambar, huwaaaaaaaaa


Gara-gara hebohnya apam polkadot dari Malaysia . aku coba-coba pake resep Bolu Susu Pandan dengan sedikit modifikasi.

Hasilnya masih belum maksimal di semua sisi sih, tapi yang penting teknik mengukusnya sudah mulai "terbaca".


Sebagian aku pake cetakan pie sebagian lagi pake cetakan bolkus mekar.
Menurutku bentuknya lebih canti yang pake cetakan pie ( pake cetakan muffin juga bisa ).
Hanya aku belum bisa mengira berapa tepatnya jumlah adonan yang masuk ( maksudnya untuk resep ini ), yang di foto aku masukkan kurleb 3/4 tinggi cetakan hasilnya ngga penuh, padahal aku maunya penuh.

Kalo yang pake  cetakan bolkus mekar  adonan aku isi hampir penuh. hasilnya sebagian mekar sebagian mingkem,  mingkemnya kaya bola gitu.

Ini komposisi bahan yang aku pakai untuk resep ini. Silahkan di modifikasi untuk hasil yang lebih baik, kalau untuk uji coba  bagus juga pake komposisi seperti yang ini, karena murmer.


Bolkus Mingkem Ekonomis
Resep : kamelia Marfuah @Cozy Kitchen

Bahan :

  • 1 butir telur
  • 150 gr gula pasir
  • 1/2 sdt emusifier
  • Vanili sedikit
  • Garam sedikit
  • 1 sachet SKM putih
  • 158 ml air
  • 200 gr tepung terigu
  • 25 gr tepung maizena.
  • Pasta pandan  dan mocca secukupnya.


Cara :

  1. Siapkan dandang, lapisi tutupnya dengan kain bersih.
  2. Campur terigu dan maizena , ayak sisihkan.
  3. Campur SKM dan air, aduk rata,  total cairan 200 ml ) sisihkan.
  4. Kocok gula pasir, telur, vanili dan gara, kocok sebentar.
  5. Masukkan emulsifier, kocok hingga berwarna putih pucat dan mengembang.
  6. Masukkan susu dan tepung bergantian secara bertahap. kocok hingga agak kental saja.
  7. Ambil sedikit adonan tambahkan pasta pandan, aduk rata , masukkan ke plastik segitiga, sisihkan.
  8. Ambil sedikit adonan tambahkan pasta mocca, aduk rata , masukkan ke plastik segitiga, sisihkan.
  9. Siapkan cetakan pie atau cetakan bolkus mekar, tuang adonan  jangan sampai penuh.
  10. Gambar permukaannya dengan adonan pandan dan mocca tadi.
  11. Kukus dengan api kecil, kurleb 15 menit. Angkat.
  12. Siap disajikan

ini yang pecah permukaannya





Minggu, 14 April 2013

Bolkus Mekar Ekonomis




Beberapa waktu lalu memang sudah pernah mencoba resep Bolu Susu Pandan yang versi Bolkus mekar dan memang bisa mekar. Tapi setelah itu ngga pernah lagi mencobanya.


Dan karena kemaren salah satu teman di grup Dapur Aisyah yakni mba Jezzi Dyah menunjukkan hasil yang cukup memuaskan , jadi pengen bikin juga.


Kali ini aku pake cetakan pie, artinya cetakannya ngga bolong seperti cetakan bolkus mekar pada umumnya lho. Bi idznillah mekar semua . Alhamdulillah


Sebenarnya buat banyak orang bikin bolkus mekar adalah hal biasa,  tapi buat aku dalam proses membuat bolkus mekar itu ada sesuatu yang berbeda, selalu dibikin deg-deg an. Karena meskipun resepnya sama, kalau keliru bisa aja si bolkus ini ngga mau mekar. Kalo sudah begitu biasanya bisa bikin ill feel.

Tapi kalo dia mekar cantik....masya Allah...senang nyaaaa.

Tapi ngga sedikit juga lho yang beranggapan kalo si bolkus ini punya "kutukan"....kalo menurutku sih itu ngga benar. Walaupun hanya sekedar istilah untuk menggambarkan berapa sulitnya membuat bolkus ini bisa mekar,  mungkin baiknya ngga usah di gunakan kali yaaa ^^. hanya belum rejeki aja, semakin rajin mencoba insya Allah suatu saat akan ketemu "kunci" nya.

Daaan semoga resep berikut bisa jadi solusinya. Selain gampang juga murmer ^^


Bolkus Mekar Ekonomis
Resep : Kamelia Marfuah @Cozy Kitchen

Bahan :

  • 1 butir telur ukuran sedang
  • 150 gr gula pasir
  • Garam sedikit 
  • Vanili sedikit
  • 1 sdt emulsifier
  • 1 sachet SKM putih
  • 150 ml air
  • 250 gr tepung terigu, ayak

Pelengkap :
Meises coklat


Cara :

  1. Siapkan dandang, lapisi tutup dandang dengan kain bersih, nyalakan kompor.
  2. Campur SKM dan air ( total 200 ml ), aduk rata, sisihkan.
  3. Campur telur, gula pasir, garam dan vanili, kocok sebentar.
  4. Masukkan emulsifier, kocok dengan kecepatan rendah ( aku pake mixer Miyako, kecepatan terendah menurutku sudah cukup ) hingga adonan mengembang dan warnanya menjadi putih pucat.
  5. Masukkan susu dan tepung bergantian secara bertahap, naikkan kecepatan mixer. kocok hingga adonan menjadi saaaaaangat kental.
  6. Siapkan cetakan pie, lapisi dengan paper cup, tuang adonan hingga penuh, beri meises.
  7. Kukus kurang lebih 10 menit.
  8. Angkat, siap disajikan


untuk : 18 buah



 Catatan :
Susu bisa saja diganti dengan air biasa, santan, jus.
Adonan harus sangat kental hingga sulit saat dimasukkan ke cetakan,
Bila saat proses pengocokan adonan masih belum kental  ( mungkin karena ukuran telur yang besar, atau karena takaran air yang lebih banyak ) maka tambahkan saja tepung sedikit bahan lain ngga perlu ditambah.
Proses mengukus hanya boleh di mulai saat dandang sudah betul-betul panas, cirinya saat tutup dandang dibuka tampak uap yang banyak.
Penuhi cetakan dengan adonan agar bolkus mekar dengan cantik.

Selasa, 19 Maret 2013

Pais Bagula


Pais Bagula
Resep : Kamelia Marfuah @Cozy Kitchen

Bahan :

  • 100 gr tepung beras
  • 50 gr kepala parut,
  • Sejumput gara.
  • Gula merah secukupnya, sisir.
  • 300 ml Air panas ( baru mendidih )
  • Daun pisang, layukan



Cara :

  1. Masukkan tepung beras dan garam  dalam baskom kecil.
  2. Tuang air panas, jangan semua dulu.
  3. Masukkan juga gula merah. aduk hingga gula larut.
  4. Masukka kelapa parut aduk rata, bilaperlu tambahkan lagi sisa airnya , masukkan sedikit demi sedikit, agar tidak keenceran.
  5. Letakkan kurang lebih 4 sdm adonan diatas daun pisang, bungku bentuk amplop panjang.
  6. Kukus kurang lebih 30 menit.
  7. Angkat , dinginkan, siap disajikan,


Selasa, 26 Februari 2013

Wadai papari ( PR DA, Februari 2013 )




Bismillah

PR DA, Februari 2013
Tema : Kue Basah Tradisional
Oleh : Kamelia Marfuah

Masih sisa 2 hari waktu untuk PR DA, bulan Februari ini, masih pengen nyetor ^^
Kemaruk bukan ya ?..... terserahlah mau dibilang apa, tapi tema bulan ini betul-betul membuat semangatku untuk menggali kekayaan kue tradisional Indonesia  , khususnya dari kampung halamanku : Kalimantan Selatan di  terbakar.

Betapa banyak nama-nama kue yang berseliweran dikepalaku, bukan hanyak yang dari Kalimantan Selatan tap dari derah lain juga.
Semuanya begitu menantang. Kesederhanaan bahan, keunikan bentuk dan cara pengolahan , serta rasa yang begitu selalu membuat kita rindu bahkan saat "serangan" kue-kue modern dari Barat menggempur dengan hebat, bagiku tetap saja, kue tradisional mempunyai tempat istimewa di hati dan dilidah tentunya.


Dan untuk kali ini aku mencoba kembali membuat salah satu kue basah dari Kalimantan Selatan .Dulu waktu diusemarang aku sudah pernha membuat kue ini, tapi gagal.
Baru sekarang berani lagi mencoba, utamanya setelah dapat trik rahasia membuat motif di permukaan kue ini. Sumbernya siapa lagi kalau bukan Mama dan Abah hafizhumallah.

Bagian tersulit dalam proses pembuatan kue ini adalah di saat mebentuk adonan. Adonan yang tidak lembek membuatnya mudah pecah, tapi alhamdulillah semua berjalan cukup lancar.

Waktu membuatnya juga di bawah pengawasan ( sambil lewat ) dari Mama dan Abah. Sip deh, hasilnya ....aku puas ^^ alhamdulillah.


Wadai Papari
Resep : Kamelia Marfuah @Cozy Kitchen

Bahan :

  • 300 gr tepung ketan ( aku pakai tepung ketan Rose Brand )
  • 200 ml air
  • 6 lembar daun pandan yang besar. (boleh pakai daun suji sebagian ), potong kecil.
  • 1 sdt air kapur.
  • Daun Pisang
  • Minyak goreng.
  • Gadang pisang ( gedebong pisang ), kupas kulit luarnya ( bagian dalam )



Inti ( Hinti ) :

  • 200 gr kelapa, parut kasar
  • 150 gr gula merah
  • 200 ml air.
  • 1 lembar daun pandan.

 Tahilala :
  • 400 gr kelapa parut
  • Daun Pandan.


Cara :

  1. Buat Inti ( Hinti ) : Rebus air, daun pandan dan gula merah hingga gula lumer, saring, masak kembali bersama kelapa parut, hingga mengering, angkat, sisishkan.
  2. Buar Tahilala : Buat 500 ml santan dari 400 gr kepala, rebus hingga mendidih, diamkan sebentar. Ambil bagian atasnya ( lemaknya ), rebus kembali bersama daun pandan, hingga keluar minyak, semakin lama direbus akan semakin kental. Pisahkan tahi lala dari minyaknya, sisihkan.
  3. Blender air bersama daun pandan, saring, buang ampasnya.
  4. Campurkan air pandan dengan tepung ketan , tambahkan air kapur, uleni. ( adonan tidak boleh lembek ).
  5. Ambil adonan, kepal-kepal, letakkan di gadang pisang,  beri inti secukupnya, tutup.
  6. Letakkan di atas daun pisang yang sudah diolesi minyak goreng.
  7. Lakukan hingga selesai.
  8. Kukus kurang lebih 7 menit , tergantung ukuran kue, sesekali buka tutup dandang.
  9. Angkat , dinginkan. 
  10. Sajikan dengan tahilala diatasnya.









Senin, 25 Februari 2013

Cara Berdapa ( PR DA, Februari 2013 )




Bismillah
PR DA, Februari 2013
Tema : Kue Basar Tradisional
Oleh : Kamelia Marfuah

Awalnya tertarik dengan namanya. Coba browsing ada dapat resepnya tapi ternyata semua sama.
Cari fotonya ...hanya dapat 1, itupun ngga jelas.

Ternyata ketemu resep dan fotonya  di Tabloid Saji . Alhamdulillah.
Dari google dapat keterangan kalau kue ini berasal dari Banyumas.

Akhirnya aku putuskan untuk pakai resep dari Tabloid Saji saja.


Cara Berdapa ( Banyumas )
Sumber : Tabloid Saji
Uji dapur : Kamelia Marfuah @Cozy Kitchen

Bahan :

  • 7 buah Pisang raja matang.
  • 3 butir telur 
  • 250 ml santan
  • 70 gr gula merah, sisir  
  • 1/2 sdt Garam 
  • Daun pandan , potong-potong
  • Daun pisang secukupnya, layukan, agar tidak mudah sobek.


Cara :

  1. Potong pisang, sisihkan.
  2. Campur telur dan gula merah, aduk hingga gula merah larut.
  3. Masukkan santan dan garam, aduk rata.
  4. Masukkan pisang.
  5. Siapkan daun, sebaiknya 2 lapis, agar tidak bocor.
  6. Bentuk tum, masukkan adonan beserta pisangnya, masukkan juga sepotong daun pandan, semat.
  7. Lakukan hingga selesai.\
  8. Susun rapat dalam dandang
  9. Kukus hingga matang, kurang lebih 30 menit sejak airnya  mendidih
  10. Angkat, siap disajikan.



 Catatan :
Menurutku rasanya kemanisan, tapi orang rumah ngga ada yang protes ^^
Hasilnya ini penampilannya dengan foto cara berdapa yang aku lihat di tabloid Saji.
Secara umum aku belum puas dengan hasilnya, masih penasaran, barangkali ada yang bersedia memberi resepnya . Silahkan.
Bagian tersulit adalah saat memasukkan ( membungkus, adonan karena adonan sangat encer.

Sabtu, 23 Februari 2013

Bingka Barandam ( PR DA, Februari 2013 )



 Bismillah

PR DA, Februari 2013
Tema : Kue Basah Tradisional
Oleh : Kamelia Marfuah

Masih mencoba menjajal resep kue khas Kalimantan Selatan. Kali ini pilihan jatuh pada Bingka Barandam.
Ada beberapa sebutan lain yang biasanya dipakai untuk kue ini, yaitu : Apam Barahim dan Apam Hintalu.

Kue ini cukup unik, Bahannya sangat minimalis, cukup tahan lama, rasanya juga sederhana ( bila dibandingkan dengan kue-kue masa kini ), tapi tetep saja ngengenin.


 Dulu waktu mamaku masih gadis jualan ( salah satunya ) kue ini, yang bikin adalah nenek dan datu ku, mama kebagian bantu ngocok telur dan bantu jualin ^^.

Kata Mama dulu bikinnya pake kocokan spiral ( yang seperti per ) dari kawat yang besar. ngga bisa ngocok dengan 1 tangan, jadi harus pake 2 tangan, karena kocokannya lumayan berat, tempat ngocok adonannya bukan dari stainless atas plastik , tapi dari tanah. ukurannya lumayan besar.

Dan pas bikin ini aku coba juga kocok manual ( qadharullah listrik mati )....subhanallah....capeknyaaaa. Padahal bikinnya dikit banget.
Jadi bersykur banget...alhamdulillah sekarang kita sudah kenal dengan yang namanya mixer, jadi bisa lebih mudah prosesnya.



Terbayang betapa berat pekerjaan mama saat mudanya. Pantes ya...orang-orang tua kita itu kuat-kuat, tahan banting, pinter dan terampil...ternyata...perjuangan mereka memang luar biasa.

Sebelumnya aku juga sudah bikin sekali ( 2 resep ), tapi aku ngga dengar jelas petunjuk mama, akhirnya adonan pertama jadinya kurang kokoh, jadi agak kempes. Yang ke dua telurnya ngga mau mengembang saat dikocok.

Kalau nyari resep bingka barandam di google, ketemunya adalah bingka jenis lain , meskipun namanya sama,
salah satunya adalah bingka yang diproses memasaknya yang direndam ( steam bake). Kalau Bingka Barandam ku ini beda , di rendamnya setelah matang, saat akan disajikan.

Sekarang Bingka Barandam tidak hanya dimasak dengan cetakan bunga, tapi juga di masak satuan seperti kue lumpur



Bingka Barandam ( Apam Barahim - Bingka Hintalu )
Resep : Kamelia Marfuah @Cozy Kitchen

Bahan :
  • 2 butir telur bebek, boleh pakai telur ayam negri.
  • 2 sdm munjung tepung terigu, ayak.
  • Garam, sedikiiit saja.

Bahan Perendam / Sirup Gula :
  • 100 gr gula pasir
  • 300 ml air
  • 1 lembar daun pandan
  • Sedikit pewarna makanan kuning.



 Cara :
  1. Kocok telur dan garam sampai mengembang ( mixer / manual ), cirinya bila pengocok diangkat adonan tidak menetes lagi.
  2. Masukkan tepung terigu secara bertahap, aduk pelan hingga rata.
  3. Panaskan Cetakan bingka,api kecil saja.
  4. Siapkan juga arang, bakar hingga jadi bara.
  5. Beri sedikit minyak goreng di cetakan bingka.
  6. Tuang adonan, jangan sampai penuh.
  7. Letakkan nampan seng atau bekas kaleng diatas cetakan, masukkan arang yang sudah jadi bara ( dulu    katanya pakai alat seperti piring dari tanah, namanya panai ), berfungsi sebagai api atas.
  8. Masak sebentar saja, tes tusuk untuk memastikan kematangan bingka.
  9. Angkat, dinginkan
  10. Buat sirup gula: Rebus semua bahan hingga mendidih dan gula larut, beri sedikit pewarna kuning.
  11. Letakkan bingka diatas piring saji, siram dengan sirup gula, biarkan hingga sirup meresap dan bingka jadi basah.
  12. Siap disajikan. 

Titip pesan :

Karena RASA itu relatif, maka jangan kaget kalau ternyata sajian kami tidak cocok dilidah Anda.

Karena rejeki itu bukan kita yang mengatur, maka jangan putus asa bila belum terlihat hasil nyata.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...