Tampilkan postingan dengan label buah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label buah. Tampilkan semua postingan
Rabu, 15 Maret 2017
Es Kuwud

Es Kuwud
Bahan :
- Melon
- Daging kelapa muda
- Selasih
- Air kelapa muda
- Simple syrup
- Jeruk nipis
- Sedikit garam
Selasa, 12 April 2016
Jumat, 15 Januari 2016
Senin, 11 Januari 2016
Cake Apel

Punya apel nganggur.
Browsing resep, ketemu resep Cake Apel di blognya Mba Hesti. Menurut beliau, resep Cake Apel ini berasal dari bukunya Chef Bara Pattirajawane.
Browsing resep, ketemu resep Cake Apel di blognya Mba Hesti. Menurut beliau, resep Cake Apel ini berasal dari bukunya Chef Bara Pattirajawane.
Saya bikin dengan sedikit modifikasi, menyesuaikan dengan ketersediaan bahan di rumah dan menggunakan baking pan ( lagi ).
Bahan :
- 3 buah apel hijau (saya pake 1 1/2 buah apel merah merah)
- 150 gr mentega ( saya pake margarin )
- 150 gr gula pasir ( saya gula kastor )
- 3 butir telur
- 150 gr terigu ( saya pake terigu protein rendah )
- 1/2 sdt essense vanili (saya pake yang bubuk)
- 1/2 sdt garam
- 1/2 sdm emulsifier ( saya pake 1/2 sdt )

Tambahan dari saya :
- 1 sdm susu bubuk
- 3 sdm gula palem
- sejumput gula palem, untuk taburan
- sejumput kayu manis, untuk taburan
Cara membuat :
- Kocok mentega, gula dan emulsifier sampai lembut.
- Masukkan telur satu persatu dan vanili sambil terus dikocok hingga adonan mengembang.
- Masukkan terigu, susu dan garam yang sudah diayak sambil diaduk rata.
- Tuang di loyang 24x24cm ( saya di baking pam yang sudah dioles margarin ), sisihkan dulu.
- Masak 3 sdm air, bila sudah mendidih, masukkan gula palem, kecilkan api, masak hingga berbusa.
- Sementara menunggu, kupas apel, buang tengahnya, potong tipis lalu masukkan ke gul palem cair tadi, matikan api, aduk hingga apel terbalut rata.
- Tata apel di atas adonan cake, taburi dengan gula palem dan kayu manis bubuk.
- Oven 180 C ( saya menggunakan baking pan , dengan "jendela"nya terbuka penuh dari awal selama 45 menit atau hingga matang ( tes tusuk dan tes sentuh permukaannya ).
- Setelah matang, panas-panas olesi selai nanas ( mba Hesti, saya tidak )
Label:
baking pan,
buah,
cake
Selasa, 22 Desember 2015
Avocado Delight Coffee ala Cozy Kitchen

Avocado Delight Coffee ' ala Cozy Kitchen 'Resep : Kamelia @Cozy Kitchen
Bahan :
Bahan :
- Daging buah alpukat matang
- Kopi bubuk instan
- Gula pasir
- Air matang.
- Es batu ( bila ingin yang dingin )
Cara :
- Masukkan daging buah alpukat dengan kopi bubuk instan dan gula pasir ke dalam blender.
- Tambahkan air es.
- Blend hingga halus.
- Tuang ke dalam gelas dan tambahkan es batu bila suka.
- Siap disajikan.
Rabu, 16 Desember 2015
Senin, 08 Desember 2014
Kalangkala
![]() |
| Kalangkala mentah. |
Buah ini baru musim ini aja bisa aku nikmati, karena memang baru sekarang aku bisa merasakan eneknya buah ini. Tekstur lembut, seakan berlemak dan sedikit manis.
Apalagi kalo memang jenis yang manis, enak sekali, masya Allah.
![]() |
| Kalangkala direndam dalam air panas dan garam. |
Sepertinya buah ini adalah buah khas Kalimantan. Namanya Kalangkala. Buah musiman, dijual dengan harga tidak lagi murah. untuk ukuran kecil berkisar 2500 - 3500 / 10 buah.
Kalau yang besar rata-rata di jual 5000/ 10 buah.
10 buah itu bisa ga cukup lho untuk 1 orang.
![]() |
| Kalangkala sudah siap disantap |
Cara mengolahnya sangat gampang, cukup dengan di buang tangkainya, trus cuci bersih dan tiriskan, Kemudian di rendam dalam air panas ( bukan mendidih ), tambhakan sedikit garam.
Bila warna berubah pucat ( seperti pada gambar 3 ), Kalangkala sipa di nikmati bersama , nasi putih hangat, sambal dan ikan .
![]() |
| Ini Kalangkala yang masih belum di buang tangkainya |
Sepertinya semakin merah ( merah jambu ) warna Kalangkala mentah, semakin manis rasanya. Dan memang Kalangkala tidak satu jenis saja, yang aku tau hingga saat ini Kalangkala ada 2 jenis : yang kecil tapi warnanya lebih kuat, ini lebih manis, dari yang lebih besar ukurannya tapi warnanya lebih muda. Allaahu'alam.
Label:
buah
Rabu, 09 April 2014
Jumat, 11 Oktober 2013
Nugget Pisang - snacks SDQ Ummul Qura Amuntai -
Perdana bikin, sekalian untuk snack Saif dan teman-temannya.
Rasanya mirip cake pisang tapi yang sedikit tepung. Pisangnya kerasa, tapi ga kaya makan pisang, ga kayak makan cake, ga kaya makan nugget.... unik dan enak.
Respnya pake punya mba Ayu Mimie Baidha, yang di share di grup Dapur Aisyah. Jazaakillaahu khayran mba Ayu.
Biasa laaah , kalo liat resep mudah + murah langsung jatuh hati ^^
Ajib.....,mulanya ku kira Saif ga akan mau makan ini ( karena Saif ga suka makan pisang dari kecil ) tapi ternyata....dia suka, alhamdulillah.
Pulang sekolah Saif sama Syihab menghabiskan sisa nuggetnya dengan dicocol ke kecap manis..... aneh siiih, tapi kayaknya nikmaaaat banget ^^
![]() |
| nuggetnya baru matang |
Nugget Pisang
Resep : Ayu Mimie Baidha
Modifikasi : Kamelia Marfuah @Cozy Kitchen
Bahan :
- 250 gr pisang ( aku pake pisang muli/mahuli/pisang lampung ), ditimbang tanpa kulit.
- 100 gr tepung terigu ( aku pake protein sedang )
- 30 gr gula putih ( resep asli 50 gr )
- 1 sachet SKM putih + 210 ml air matang ( resep asli 250 ml susu cair )
- 1 sdm susu bubuk ( resep asli tidak pake )
- 1/2 sdt garam
Bahan Pelapis
- Lem tepung ( resep asli 2 butir telur kocok lepas )
- Tepung panir secukupnya ( aku pake biskuit marie yang di haluskan )
![]() |
| sudah dipotong, siap di panir |
Cara:
- Siapkan dandang, lapisi tutupnya dengan kain bersih, api sedang.
- Olesi loyang ( aku pake loyang 22 x22, mba Mimi pake loyang 20 x 20 ) dengan minyak goreng, lapisi dengan plastik tahan panas.
- Lumatkan pisang dengan garpu, tambah SKM dan air.
- Tambahkan tepung, susu bubuk, gula dan garam.
- Aduk dengan mixer hingga tercampur rata saja.
- Tuang ke dalam loyang, kukus dalam dandang panas kurang lebih15 menit ( hingga matang, tes tusuk ).
- Angkat , dinginkan.
- Potong sesuai selera.
- Celupkan ke lem tepung, gulingkan ke tepung panir.
- Siap di pangang atau goreng.
Karena bikinnya kemaren dan akan di sajikan pagi, jadi nugget yang sudah di panir ku simpan dalam kulkas.
![]() |
| sudah di panir, siap di panggang/goreng, atau |
Paginya baru ku panggang dengan double pan.
Setelah matang dan dingin, di beri sedikit cokelat masak leleh.
Label:
buah,
Happy Call,
quick n easy,
resep,
snack SDQ UmQu
Kamis, 27 Juni 2013
Bolu Pisang Kukus
Ada pisang ambon oleh-oleh dari kampung, bela-belain kusimpan 2 biji, buat di bikin bolu.
Dari sekian banyak sumber, aku jatuh hati dengan resep Cake Zebra Pisangnya mba Diah Didi .
Barena beberapa haro terakhir hampir selalu berurusan dengan double pan, kali ini resep ayng sebenarnya di bakar ( oven ) aku coba kukus.
Alhamdulillah, bi idznillah hasilnya bagus, cakenya mengembang meskipun ga pake baking powder dam emulsifiernya pn hanya ku gunakan 1/2 takaran di resep.
Cara bikinnya gampang, semua bahan campur dan kocok, kecuali pisang dan minyak yang masuk kemudian.
Ada kesalaham sedikit saat pengukusan, apinya ternyata masih kebesaran, alhamdulillah aku cepat sadar, meskipun akhirnnya tetap sedikit bergelombang bahkan tengahnya pecah, untungnya ga besar.
Dari resep mba Diah , aku pake 1/2 nya saja
Bolu Pisang Kukus
Resep : Cake Zebra Pisang , Diah Didi
Modifikasi : Kamelia Marfuah @Cozy Kitchen
Bahan :
- 3 butir telur
- 100 gr gula pasir butiran halus
- 1/2 sdt emulsifier
- Sejumput garam
- 125 gr tepung terigu protein sedang
- 1 sachet SKM putih + air hingga jadi 50 ml
- 45 ml minyak goreng
- 125 gt pisang ambon ( ditimbang tanpa kulit ), lumatkan dengan garpu
- 1 sdm coklat bubuk
- 2 sdm air
- Pasta pandan secukupnya
Cara :
- Siapkan dandang, lapisi tutupnya dengan kain bersih, nyalakan api, sedang cenderung kecil.
- Olesi loyang bulat 18 dengan minyak atau margarin, sisihkan.
- Buat pasta coklat, campur coklat bubuk dengan air , aduk hingga jad seperti pasta, sisihkan.
- Campur SKM dengan air, aduk rata, sisihkan.
- Campur telur, gula pasir, garam, tepung dan semulsifier, kocok dengan kecepatan tinggi hingga mengembang dan kental.
- Turun kan kecepatan mixer hingga terendah, masukkan pisang, kocok hingga rata.
- Matikan mixer, masukkan minyak goreng, aduk balik hingga rata.
- Bagi adonan dalan 3 bagian, 1 bagian beri pasta coklat, aduk rata, 1 bagian beri pasta pandan, aduk rata. 1 bagian lagi biarkan polos.
- Tuang adonan ke dalam loyang bergantian tiap warna, tuang dari titik tengah loyang.
- Kukus dalam dandang panas , gunakan api sedang cenderung kecil ( tergantung kompor masing-masing ), kurang lebih 30 menit, tes tusuk, bila masih basah tambah saja waktu pengukusan.
- Angkat, siap disajikan.
Catatan L tutup tempat pisang untuk mengurangi efek oksidasi
Rabu, 05 Juni 2013
Bolu Pisang

Bolu pisang perdanaku, memanfaatkan beberapa buah Pisang Mahuli / pisang Uli yang sudah sangat matang.
Pake metode sponge cake, sempat takut karena adonan turun setelah tepung masuk, padahal pisang belum masuk. Takut banget kalau-kalau jadi bantat. Meskipun sudah pake baking powder, saat melihat adonan yang amblas itu hati jadi "galau", akhirnya nekat memasukkan emulsifier, trus dikocok dengan mixer sekira-kira emulsifiernya larut, baru kemudian masuk margarin cair.
Alhamdulillah meskipun ngga membumbung tinggi, bolunya tetap lembut.
Warnanya juga ga gelap banget , meskipun ga bisa disebut terang , pisang yang aku pake sangat matang dengan warna oranye yang kuat. Mungkin kalo pake pisang ambon, warnanya lebih terang lagi. insya Allah.
Resepnya akan aku tulisakan berdasarkan aturan yang benar
Bolu Pisang
Resep : Kamelia Marfuah @Cozy Kitchen
Bahan :
- 4 butir telur
- 120 gr gula pasir
- 1 sdt emulsifier
- 100 gr tepung terigu protein rendah
- 1/2 sdt baking powder
- 250 gr pisang Mahuli/pisang muli ( tanpa kulit )
- 2 sdm munjung susu bubuk
- 100 gr margarin, cairkan.
Cara :
- Siapkan baking pan, olesi dengan margarin sisihkan.
- Panaskan alas baking pan, gunakan api kecil saja.
- Ayak tepung , susu dan baking powder, sisihkan.
- Haluskan pisang, tutup segera, agar pisang tidak berubah warna, sisihkan.
- Kocok telur, dan gula pasir sebentar,masukkan emulsifier, kocok hingga mengembang dan berjejak.
- Turunkan kecepatan mixer ke speed terendah, masukkan campuran tepung dan susu, aduk hingga rata.
- Masukkan pisang dalam beberapa tahap, aduk rata.
- Tuang margarin aduk balik hingga rata.
- Tuang ke dalam baking pan, tutup rapat.
- Panggang, kurang lebih 30 menit, lihat kondisi bolu, tes tusuk, bila kering tapi permukaanya masih basah lanjutkan memanggang kurang lebih 15 menit dengan membuka lubang-lubang kecil pada tutup baking pan.
- Bila sudah matang dan kering permukaannya, angkat, buka tutup baking pan. Tunggu sebentar, lalu keluarkan bolu.
- Bolu Pisang siap disajikan, Paling enak saat masih hangat, tapi sudah dinginpun masih enak. Insya Allah.
Jumat, 19 April 2013
Pizza Manis ( tanpa telur ) topping Pisang Coklat ( PR DA, April 2013 )
Bismillah
PR DA, April 2013
Tema : Ynag Unyu-Unyu Untuk Buah Hatiku
Nama Sajian : Pizza Manis topping Pisang Coklat
Oleh : Kamelia Marfuah
Kalo biasa pizza itu rasanya gurih, kali ini aku bikin yang manis, dengan topping Meises dan Pisang.
Pizzanya model Italian Pizza yang tipis dan garing. Pas dimakan ada kres-kresnya.
Junnah suka banget, dia makan sampai 2 buah .
Kali ini resep dough nya tanpa telur ( stok kosong ). Tapi lemak dan cairanya sedikit lebih banyak. Juga untuk menguatkan kesan manis aku tambah sedikit vanili.
Pizza Manis topping Pisang Coklat
Resep : Kamelia Marfuah @Cozy Kitchen
Bahan:
- 300 gr cakra
- 80 ml minyak goreng
- 200 ml air ( ngga harus dipakai semua )
- Vanili sedikit saja
- Garam sejumput
- 1 sdm ragi instan ( aku pakai fermipan )
- 2 sdm susu bubuk
- 75 gr gula pasir
Topping :
- Pisang
- Meises
Cara :
- Campur semua bahan kering aduk rata.
- Masukkan 1/2 bagian air, aduk seadanya
- Masukkan minyak goreng, aduk seadanya.
- Uleni adonan sambil ditambah sisa air secara bertahap, sesekali dibanting hingga adonan kalis dan elastis.
- Bulatkan adonan istirahatkan dalam wadah cukup besar, tutup dengan kain lembab ( agar permukaannya tidak kering ).
- Tunggu hingga adonan mengambang 2 kali lipat.
- Kempeskan adonan, tipiskan dengan rolling pin , tipis saja cetak bulat
- Istirahatkan sebentar .
- Beri topping,
- Panaskan wajan/pan anti lengket , panggang pizza dalam kondidi tertutup hingga matang, gunakan api kecil.
- Angkat. Siap disajkan.
Label:
buah,
pizza,
PR DA,
resep,
snack/cemilan
Sabtu, 09 Maret 2013
Jus Jambu Biji
Jus hasil kolaborasi aku n Abah, lumayan enak, rasanya sederhana karena bahannya juga sederhana
Jus Jambu Biji
Resep : Kamelia Marfuah @Cozy Kitchen
Bahan :
- Jambu biji matang, buang pangkalnya, potong kecil-kecil.
- Gula pasir secukupnya.
- Air es secukupnya.
Cara :
- Campur semua bahan.
- Haluskan dengan blender, saring.
- Tuang ke gelas saji.
- Siap disajikan, bila suka boleh tambah es batu
Label:
buah,
minuman,
quick n easy,
resep
Senin, 04 Maret 2013
( bukan ) Roti Pisang ( PR DA, Maret 2013 )
Bismillah,PR DA, Maret 2013
Tema : Modifikasi Kue Basah Tradisional
Oleh : Kamelia Marfuah
Untuk pemanasan , aku bikin dengan bahan yang ada di rumah, sisa roti manis, sisa pisang goreng, ada susu, ada tepung hung kwee dan telur. Modif abis resep roti pisang , tapi yang ini isinya betul-betul Roti dan Pisang ^^.
Meskipun bahannya dari sisa aja, tapi kuenya habis tak tersisa...ya iya laaah cuman jadi 7 buah ^^
( bukan ) Roti \Pisang
Resep: Kamelia Marfuah @ Cozy Kitchen
Bahan :
- 2 butir telur
- 3sdm munjunga gula pasir
- 100 gr roti manis ( kalo pake roti tawar, gulanya ditambah ya )
- 1 buah pisang talas, potong kecil.
- 100 ml susu cair tawar
- Sejumput garam
- 2 sdm munjung tepung hunkwee
Cara :
- Cabik-cabik roti, rendam dengan susu hinga lembut, sisihkan
- Campur telur dan gula pasir serta garam, aduk hingga, kocok lepas.
- Masukkan roti dan susu tadi , serta tepung hungkwee dan pisang, aduk rata.
- Panaskan cetakan kue lumpur, beri sedikit margarin/ minyak goreng, tuang adonan hingga penuh, tutup.
- Tunggu hingga bagian bawah kue berwarna kecoklatan, balik sebentar, angkat.
- Siap disajikan.
Label:
buah,
PR DA,
quick n easy,
resep,
roti
Minggu, 03 Maret 2013
Limau Kuit
Kenalin niiih...ini namanya Limau Kuit. Bukan Jeruk Purut lho ya, beda banget.
Katanya buah ini hanya ada di kawasan pulau Kalimantan ( tanya : beneran ya ? ).
Kalo makan soto banjar aslinya jeruknya pake ini, tapi karena ini buah musiman jadi lebih sering pake jeruk nipis.
Yang paling khas dari buah ini adalah aromanya. Bedaaaaa banget dengan jeruk jenis lainnya.
Kalo baru awal-awal musimnya harganya lumayan mahal, pernah tuh untuk buah segede kepalan Junnah aja, harganya 5000/buah. Ajib kan ? tapi kalo buahnya sudah banyak, palingan 500/buah.
Bikin sambel terasi terud dikasih Limau kuit ...eeeeenak banget. Atau untuk bikin cacapan untuk ikan pepes ...masya Allah ( mendadak laperrrr ).
Sekarang aku masih nyari-nyari pohonnya, biar bisa disimpan disini juga fotonya.
Sudah dapet sih lokasinya, tapi waktunya yang belum ada.
Label:
Banjar,
buah,
pengetahuan
Rabu, 13 Februari 2013
Pais Pisang - Pais Waluh ( PR DA, Feb 2013 )
PR DA, Februari 2013
Tema : Kue Basah Tradisional
Oleh : Kamelia Marfuah
Ini satu lagi kue basah dari Kalimantan Selatan , namanya Pais Pisang dan Pais Waluh .
Bukan kue yang istimewa sekali, karena kue ini sangat mudah ditemui di pasar- pasar dan warung-warung.
Pais pisang ini mirip dengan Nagasari.
Kali ini aku coba bikin se klasik mungkin, jadi hanya menggunakan tepung beras, tana campuran tepung lain. Disinilah letak kesulitannya. Mengira takaran santan yang digunakan, kalau terlalu kental,maka kuenya akan keras. Adonan juga tidak dimasak dulu. Jadi hanya santan yang rebus hingga mendidih. Makanya dulu aku campur dengan tepung hungkwee untuk melenturkan kuenya,meskipun adonan ( bisa dilihat di resep Pais Waluh sebelumnya)
Tapi sekarang dengan modal resep ala Mama yg sarat dengan Kiralogi, aku coba konversi ke gram dan mili agar di dapat resep yang lebih meyakinkan.
Hasilnya alhamdulillah...bi idznillah lembuuuuuut. Sudah memakan 1 korban, yaitu Abah ^^, yang katanya sudah makan pais pisangnya beberapa buah, sampe lupa ngitung.
Dan karena ada sisa adonan adan ada sedikit labu kuning, sisa bikin sayur kemaren, maka aku pake untuk membuat Pais Waluh/
Awalnya hanya pengen bikin Pais Pisang. tapi ga papa dooong, sekalian aja. Lagian bahan dan caranya sama, hanya pisang aja diganti dengan waluh, dan ke duanya memang kue tradisional Kal-Sel ^^
Dan ada kesalahan sedikit, saat membungkus Pais Waluh, karena menurut Mama, biasanya Pais Waluh bentuk nya lbh langsing dan agak panjang, mungkin maksudnya ( orang dulu ), agar isa dengan mudah dibedakan antara Pais Pisang dan Pias Waluh. Allahu'alam.
Resep : Kamelia Marfuah @Cozy Kitchen
Bahan :
- Pisang talas, belah empat,potong kecil.
- Waluh , potong dadu.
- 300 gr Tepung beras.
- 700 ml santan sedang ( dari 1 kelapa ).
- 150 gr gula pasir.
- 1 sdt garam.
- 1 lembar daun pandan.
- Sejumput vanili bubuk.
- Daun pisang untuk membungkus, layukan
Cara :
- Campur tepung beras, gulapasir, vanili, dan garam, aduk rata sisihkan.
- Rebus santan san daun pandan hingga mendidih.
- Saring dan langsung tuang ke campuran tepung, aduk hingga licin.
- Masukkan pisang atau waluh, aduk pelan hingga rata.
- Lerakkan daun pisang (posisi terbalik ) ,lalu letakkan diatasnya satu lembar lagi yang lebih kecil ( daun pisangnya saling membelakangi ).
- Beri adonan secukupnya, lipat bentuk amplop, lakukan cepat ( karena adonannya memang tidak kental ).
- Lakukan hingga selesai.
- Susun rapat ( jangan ada sela ) dalam dandang dengan posisi berdiri menyamping.
- Kukus selama kurang lebih 1 jam.
- Angkat, tunggu hingga bisa dipegang.
- Bila sudah bisa dipegang, kencangkan dan rapikan bungkus pais ( daun pisangnya ), siap disajikan.
Catatan :
- Untuk membuat Pais Waluh gula pasir yang digunakan lebih banyak dari yang tertera pada resep.karena waluh tidak semanis pisang.
- Bentuk Pais Pisang adalah kotak,kalau Pais waluh biasanya lebih panjang.
- Tanda pais sudah matang adalah saat warna daun pisangnya sudah berubah semua.
- Gunakan daun pisang kepok atau daun pisang batu untuk membungkus Pais.
- Pisang yang biasanya digunakan adalah pisang talas dan pisang kepok kuning.
Label:
Banjar,
buah,
kue basah,
kukus,
PR DA,
resep,
tips n trick,
tradisional
Selasa, 22 Januari 2013
Langganan:
Postingan (Atom)
Titip pesan :
Karena RASA itu relatif, maka jangan kaget kalau ternyata sajian kami tidak cocok dilidah Anda.Karena rejeki itu bukan kita yang mengatur, maka jangan putus asa bila belum terlihat hasil nyata.


























