Jumat, 01 Juli 2011

Resep Rahasia Membuat Mie


RESEP RAHASIA MEMBUAT MIE

Sebelum kita membuat mie, ada baiknya kita tahu dulu sekilas tentang NOODLE / MIE.
Mie berasal dari negeri China yang berkembang diseluruh dunia dibawa oleh para pedagang, pendeta atau rahib. dalam berbagai versi nya mie kita kenal dengan berbagai jenis kelompok antara lain yaitu :

Mie Tepung Terigu = Mie instant, Mie Ayam/ Pangsit, Mie Kuning
Mie Pati (Sagu) = Sohun
Mie Beras = Bihun, kwetiau (mie lebar)


Untuk Mie dari bahan tepung terigu dapat dibedakan berdasarkan pematangan dan kandungan air menjadi :
  • Tanpa pemasakan/ segar : contoh Mie Ayam
  • Perebusan : contoh Mie Basah
  • Pengukusan dan pengeriangan : contoh Mie Telor
  • Pengukusan dan Pengorengan : contoh Mie Instan
Berbicara tepung Terigu kita dapat membedakannya menjadi tiga bagian
Yang pertama : Protein Tinggi biasanya dengan tingkat protein 11% s/d 14%
Yang Kedua : Protein Sedang biasanya dengan tingkat protein 9% s/d 10%
Yang Ketiga : Protein Rendah biasanya dengan tingkat 7% s/d 8%

Kita mesti mengerti tingkat kenyal dari suatu jenis Tepung, kalau kita bereksperimen Terigu yang ditambahkan air lalu dipressing (diuleni) akan membentuk gluten yang bersifat ulet dan kenyal, semakin tinggi kadar protein yang ada maka semakin tinggi kemampuan menyerap air dan akan semakin ulet atau tidak mudah putus, dan biasanya akan semakin tahan lama dalam proses perebusan.


Baiklah sebelum kita masuk kedalam Resep untuk membuat kita akan urai terlebih dahulu apa saja bahan Pokok Pembuatan Mie :
  1. TEPUNG TERIGU : kita sudah bahas diatas
  2. AIR : Apakah fungsi air didalam pembuatan mie ? air bersama terigu akan menghasil kan gluten, air juga berfungsi untuk melarutkan garam akali sebelum proses pencampuran .air juga membantu proses perebusan, dan jumlah air yang ditambahkan berkisar 35% s/d 38% akan mempermudah proses dan peningkatan kualitas makanan.
  3. GARAM : apakah fungsi garam ?garam meningkatkan keuletan dan kekerasan mie, juga berfungsi sebagai citarasa gurih, juga sebagai pengawet, garam mampu menghambat penguapan air sehingga tidak langsung menguap, untuk mie kering akan menambah kekuatan mie sehingga tidak mudah patah.dan fungsi lainnya adalah mampu menurunkan waktu pemasakan.
  4. GARAM ALKALI : dalam bahasa lain disebut ( Kansui / Soda Ash /Air Ki ) bahan ini berfungsi meningkatkan kekuatan adonan atau kekerasan mie, efek dari pemakaian garam alkali mie akan terlihat lebih kuning dan bila terlalu banyak akan dapat merusak mie untuk ph tinggi dapat berfungsi sebagai pengawet dengan pH optimum adalah berkisar 10. Garam Alkali yang biasa digunakan adalah Sodium Carbonate = (soda Ash) Sodium hydroxide (Soda Api) dan Sodium Polyphosphate (STPP) Phosphate ini digunakan untuk meningkatkan kemampuan mie untuk mengikat air.
  5. TELUR : Bahan ini berperan sebgai Warna Mie, menambah kualitas Gizi, dan meningkatkan kekuatan mie efek laninya adalah akan menurunkan umur simpan mie
  6. GUMS : Bahan ini berfungsi memperbaiki tekstur mie, mengurangi penyerapan minyak pada mie instan, meningkatkan kelembutan mie, rata rata pengunaan adalah sekita 0,1% - 0,2 % Gums yang biasa digunakan adalah Guar Gums, CMC dll
  7. PEWARNA : Bahan ini akan menjaga konsistensi warna mie, Namun warna mie juga dapat dipengaruhi dari jenis Gandum , kadar abu, kadar protein, dan kadar starch serta xanthophyl,flavonoid, garam alkali,aktivitas enzim,aktivitas non enzim.semakin tinggi protein maka warna mie akan semakin gelap.namun bila pati semakin tinggi maka warna mie akan semakin cerah.
RESEP PENIMBANGAN BAHAN
Mie AYAM
  • Tepung Terigu : 500 gram
  • Air : 200 gram
  • Garam : 10 gram
  • Sodium Carbonat : 4 gram ( dapat diganti dgn air dau bayam merah dll )

  1. Proses pengadukan : untuk contoh ini mengunakan bahan pewarna tambahan yaitu air bayam merah, pertama larutkan garam dan soda ash dalam air hingga rata, lalu masukkan tepung terigu lalu aduk rata sampai adonan berpasir
  2. Pengistirahatan adonan : sekitar 20 menit
  3. Pengepresan : Pastikan dalam pengepresan mie kekenyalannya sudak didapat lempengan mie dalam kondisi mulus licin tidak ada noise atau titik titik yang tak merata.
  4. Pemotongan : Pemotongan dapat dilakukan dengan mesin potong besar untuk industri atau untuk sekedar demo dapat mengunakan mesin potong kecil dan besar kecilnya sesuaikan dengan keinginan
  5. Finishing : Taburi tepung

Demikian Proses mekanisme pembuatan mie.

By. Obet nego http://obetnego.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Titip pesan :

Karena RASA itu relatif, maka jangan kaget kalau ternyata sajian kami tidak cocok dilidah Anda.

Karena rejeki itu bukan kita yang mengatur, maka jangan putus asa bila belum terlihat hasil nyata.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...